Sekolah Raflesia siap adakan PTM Terbatas

PJJ online yang berkepanjangan di masa Pandemi Covid-19 berdasarkan penelitian dapat berdampak dan permanen terhadap para pelajar di Indonesia. Sejumlah dampak yang sangat diantisipasi, di antaranya putus sekolah, penurunan capaian pembelajaran, dan kesehatan mental serta psikis anak-anak. Untuk itu pemerintah menggiatkan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat terutama di dahulukan kepada tenaga kesehatan, tenaga kependidikan di sekolah dan remaja. Dalam menyingkapi penurunan kualitas pendidikan karena keterbatasan pembelajaran dengan menggunakan PJJ (daring) maka melalui kebijakan pemerintah secara berangsur-angsur akan dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) bagi sekolah-sekolah yang di anggap sudah siap dalam mematuhi protokol kesiapan PTMT seperti guru dan staf sekolah hars sudah di vaksinasi, kesiapan protokol kesehatan di sekolah, waktu dan kuota siswa yang dapat melakukan PTMT, Simulasi PTM Terbatas dan adanya SOP yayasan Pendidikan dan sekolah terhadap pelaksanaan PTMT di sekolah sesuai dengan SOP dari Pemerintah melalui Dinas Pendidikan. Yayasan Raflesia Alhamdulillah sudah siap dalam melaksanakan PTM Terbatas dimana hampir semua pegawai di lingkungan Yayasan Pendidikan Raflesia sudah di vaksinasi, kesiapan sarana prasarana sesuai protokol kesehatan, koordinasi dan pengawasan dari puskesmas Tugu dan sudah di simulasikan untuk kesiapan sesuai SOP PTM Terbatas agar pembelajaran Blended Learning baik secara tatap muka di sekolah maupun PJJ Online di rumah dapat berjalan dengan baik. Disamping itu juga beberapa satuan pendidikan di Raflesia (SDIT, SMAIT, SMKIT) sudah bekerjasama dengan salah satu provider LMS "Kelas Pintar" dalam pengelolaan pembelajaran manajemen sekolah dimana pembelajaran di sekolah dan di rumah dapat dilakukan pada satu waktu yang sama dan dapat di monitor oleh orang tua.
Berita terkait :
Yayasan Raflesia siap untuk PTM Terbatas

Copyright : @ Raflesia template


Template by BEN Creative
Copyright © 2016 Kampus Raflesia